Mengenang Selalu Menyenang(kan)

  • 0
Sedikit dari sekian banyak sms-an saya dan Anas yang seringkali membahas hal kecil tapi menghasilkan senyuman setelahnya. Mungkin kalian pernah melakukan hal yang sama dengan saya dan Anas. Mengenang masa-masa jaman duluan bareng keluarga. Bapak, Ibuk, Kakak, dll. Tidak semua kenangan indah, ada juga yang pahit. Tapi bukankah lantas menjadi pelajaran dan ada hikmah dibalik yang pahit itu.. :))

Saya pernah menulis di dinding facebook, bahwa:
KENANG dan KANGEN terdiri dari huruf yang sama. Itu mengapa jika kita kangen tentang suatu hal, baiknya jika kita cukup mengenangnya saja. 
Waktu itu saya lagi kangen sama Almarhum kakak saya yang pertama. Tidak bisa bertemu, kecuali mengenang, mengawang di angan, berharap datang dimimpi. Ahahaha jadi slow begini... :'))

Ini kutipan sms Saya dan Anas beberapa hari lalu : Mengenang Selalu Menyenang(kan)

Dear, Tikus Mati...

Aku mengudara, kamu melaut. Kita ditemukan oleh tikus mati yang imut-imut.
Tanpanya, mungkin aku tak bisa beperjalanan kemana-mana secepat kilat.
Yang aku tahu, jariku tak selihai air yang menganak sungai.
Itu kenapa tikus mati seringkali mengalir lebih cepat bahkan daripada air, daripada detik...

Terima kasih ya Kus...

Bahasa(n) Ngawang

  • 0
Suatu malam, dilesehan Buk Benjir. Saya lagi makan bareng Anas, dan ditemenin orang gila. Seingat saya lebih dari satu topik yang kami bahas sambil makan. Tapi yang lebih saya ingat lagi, ketika Anas bertubi menanyakan satu hal. Katanya ;

H-1

  • 0
Ya, hari ini saya ulang tahun ke-50.
Tahun besok saya akan ulang tahun ke-49.
Tahun lusa saya akan ulang tahun ke-48.
Sekian tahun lagi usia saya akan genap 17.
Kemudian saya akan mencapai usia 9 tahun.
Kamu?
(penggalan puisi Ulang Tahun, Joko Pinurbo)